Menuyang Anak Tradisi Kabupaten Kotawaringin Timur KalTeng

 Kelompok 2 X-k

-M. Rasya Hafiz Abdilah

-M. Hafis Ansyari

-Danies Ronal Al fatih

-Riani Mutiara Ramadhani

-Hayatun Nupus

-Adira Indy Setiawati


SEJARAH & MAKNA

     Menuyang anak atau berarti mengayun anak. Ini merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat melayu yang dipengaruhi budaya Islam. Tradisi turun temurun ini sebagai simbol rasa syukur atas kelahiran anak sekaligus doa bagi masa depan sang anak.


FILOSOFI

     Tradisi Manuyang Anak sudah ada sejak dulu. Tradisi ini melambangkan kecintaan dan kasih sayang orangtua terhadap anak mereka dengan menyiapkan ayunan yang cantik, menarik, sambil mengayun dengan disertai lantunan shalawat dan doa-doa terbaik untuk sang anak.

NILAI MORAL

   Sikap toleransi tanpa memandang suku, agama, ras dan antargolongan juga ditunjukkan Rasulullah SAW sebagai contoh bagi umatnya agar hidup rukun berdampingan dengan siapapun. Keamanan dan ketertiban juga akan selalu terjaga dengan baik, mengajak untuk berbuat kebaikan



NILAI HISTORIS

    Tradisi manuyang anak ini rutin dilaksanakan dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.masyarakat sangat antusias melakukan kegiatan manuyang anak karena memiliki banyak manfaat salah satunya dapat melestarikan budaya yg ada dikotim sejak dulu,mempererat tali silaturahmi antar ras,suku dan agama.


SYARAT PELAKSANAAN

   Syarat pelaksanaan: Sebagai syarat dalam melaksanakan tradisi ini dibuat ayunan yang dihiasi oleh keluarga yang mempunyai anak. ayunan tersebut terdiri dari kain panjang dengan tujuh lapis dan lapis ketujuh berwarna kuning yang melambangkan bahwa si anak benar-benar dijaga oleh keluarganya.

     Pada ayunan tersebut juga terdapat beberapa anyaman yang mempunyai berbagai makna seperti anyaman burung melambangkan harapan orang tua akan cita-cita yang tinggi, anyaman keris melambangkan si anak diharapkan menjadi orang yang giat bekerja usaha serta anyaman gunungan untuk anak perempuan dibentuk tinggi dengan maksud si anak akan mempunyai derajat tinggi, sedangkan untuk anak laki-laki bentuk gunungan melebar dengan makna agar si anak kelak menjadi orang yang terhormat. Di bawah ayunan diletakkan beberapa perlengkapan seperti ulakan batu yang melambangkan keteguhan dalam pendirian, dan kancip pinang yang melambangkan keselamatan.

HAL-HAL PENTING DARI MANUYANG ANAK

-Tradisi manuyang anak dilaksanakan untuk memperingati maulid Nabi Muhammad SAW

-Manuyang anak adalah budaya yg lahir didaerah suku dayak pesisir

MANFAAT MENUYANG ANAK

 Kegiatan Manuyang Anak memiliki banyak manfaat salah satunya dapat melestarikan budaya yg ada dikotim sejak dulu, mempererat tali silaturahmi antar ras, suku, dan agama

Komentar